Revitalisasi SOR hingga Ekonomi Desa, Ini Fokus APBD Perubahan Tasikmalaya 2026

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi

IDERAKYAT.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai tancap gas menjalankan program prioritas setelah APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 disahkan. Revitalisasi kawasan Sarana Olahraga (SOR) dan penguatan ekonomi masyarakat menjadi sejumlah agenda yang mendapat perhatian.

Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al Ayubi meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera merealisasikan program yang telah masuk dalam APBD Perubahan 2026.

Salah satu yang ditekankan adalah revitalisasi kawasan SOR. Asep secara khusus meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mempercepat pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Menurutnya, revitalisasi SOR merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan fasilitas publik yang lebih representatif bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

“Banyak hal yang harus segera kita realisasikan. Saya mengamanatkan betul kepada jajaran PUPR untuk mengawal revitalisasi sarana olahraga ini,” kata Asep.

Tidak hanya revitalisasi fasilitas olahraga, kawasan SOR juga dirancang terintegrasi dengan Kompleks Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya melalui pembangunan jembatan penghubung.

Asep menegaskan, pekerjaan tersebut harus dikebut karena ditargetkan selesai pada tahun anggaran 2026.

“Pengerjaan ini tetap harus selesai pada tahun 2026. Maka dari itu, manfaatkan betul kesempatan dan tenggat waktu yang ada,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Tasikmalaya mulai memperkuat arah kebijakan pembangunan pada transformasi ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Asep menilai pembangunan infrastruktur, khususnya jaringan jalan, harus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Pembangunan akses jalan yang menghubungkan berbagai wilayah di Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Harapan kita semua, infrastruktur jalan panjang yang sudah dibangun ini secara otomatis dapat menjadi pemicu (leverage) untuk mengungkit perekonomian warga di pelosok-pelosok Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Karena itu, pembangunan infrastruktur akan diarahkan agar berjalan beriringan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pemkab Tasikmalaya juga menyiapkan penguatan program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal.

Pemerintah daerah ingin pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan di berbagai wilayah tidak hanya menghasilkan fasilitas fisik, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.

Peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung tujuan tersebut. Masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan akses infrastruktur yang semakin baik untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.

Dengan disahkannya APBD Perubahan 2026, Pemkab Tasikmalaya kini memiliki ruang untuk mempercepat program pembangunan yang dinilai strategis.

Revitalisasi SOR menjadi salah satu prioritas jangka pendek, sementara penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan SDM diarahkan sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan Kabupaten Tasikmalaya.