IDERAKYAT.COM — Aksi keji yang diduga dilakukan geng motor kembali memakan korban jiwa di Tasikmalaya. IMM, seorang remaja 16 tahun yang sehari-hari mengadu nasib berjualan Jagung Susu Keju (Jasuke), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penyerangan brutal pada Minggu dini hari (30/8/2026) sekitar pukul 03.40 WIB. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Ir H Juanda, tepatnya di depan eks Terminal Cilembang.
Sebelum tragedi naas itu terjadi, remaja asal Bantarsari tersebut sempat menikmati malam minggu dengan menonton konser musik dan nongkrong santai bersama rekan-rekannya di kawasan Cilembang.
Petaka datang saat korban hendak perjalanan pulang. Berada di posisi paling depan rombongan motor dan tidak menggunakan helm, IMM mendadak diserang oleh sekelompok orang. Pihak keluarga menduga kuat bagian kepala korban dihantam menggunakan benda tumpul hingga mengalami luka yang sangat parah.
Kasus ini langsung menyita perhatian publik setelah rekaman video amatir beredar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak suasana panik warga sekitar yang berhamburan menolong korban. IMM yang tergeletak bersimbah darah di tengah jalanan langsung dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat mengusut tuntas kasus yang meresahkan masyarakat ini. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa timnya sudah diterjunkan ke lapangan.
“Iya benar ada laporan kejadian, dan saat ini anggota kami masih di lapangan. Untuk korban memang benar masih di bawah umur. Nanti kami update perkembangannya,” ujar AKP Januar.
Saat ini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk menggali kronologi pasti serta membekuk para pelaku di balik aksi kekerasan yang menewaskan penjual jasuke muda tersebut.
