IDERAKAYAT.COM — Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Polres Tasikmalaya menggelar doa bersama dengan melibatkan komunitas ojek online (ojol) se-Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung GPW Presisi Polres Tasikmalaya, Jumat (28/8/2026) pagi, tersebut tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antara kepolisian dengan komunitas ojol.
Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi. Sejumlah pejabat kepolisian turut hadir, di antaranya Komandan Batalyon D Satuan Brimob Polda Jawa Barat Kompol Ajang Suhendar, Wakapolres Tasikmalaya Kompol Asep Muslihat Sutarwan, jajaran pejabat utama, para perwira, personel Polres Tasikmalaya serta personel Satbrimob Batalyon D.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan nilai-nilai spiritual sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Menurut Ade, doa bersama yang melibatkan komunitas ojol merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan berbagai elemen masyarakat.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami ingin mempererat solidaritas dan hubungan baik dengan rekan-rekan komunitas ojol. Sinergi ini sangat penting untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Tasikmalaya agar tetap kondusif,” ujar Ade.
Ia menjelaskan, keberadaan pengemudi ojol memiliki peran cukup penting dalam kehidupan masyarakat. Dengan aktivitas yang berlangsung hampir setiap hari dan mobilitas yang tinggi, para pengemudi ojol menjadi salah satu kelompok masyarakat yang banyak berinteraksi langsung dengan warga.
Karena itu, menurutnya, komunikasi yang baik antara polisi dan komunitas ojol perlu terus dibangun. Selain untuk mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat, sinergi tersebut juga diharapkan dapat membantu menciptakan ketertiban lalu lintas di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga dukungan serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pengemudi ojol, Nanang, menyambut baik kegiatan yang digelar Polres Tasikmalaya tersebut.
Menurutnya, kegiatan keagamaan sekaligus silaturahmi seperti ini memberikan ruang bagi pengemudi ojol untuk berkomunikasi secara langsung dengan jajaran kepolisian.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Selama ini kami dan rekan-rekan kerap dirangkul dalam berbagai kegiatan di Polres Tasikmalaya,” kata Nanang.
Ia berharap hubungan baik antara komunitas ojol dan kepolisian dapat terus dipertahankan. Menurutnya, komunikasi yang terjalin dengan baik akan memberikan manfaat bagi kedua pihak, khususnya dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diisi dengan pembacaan doa bersama, ceramah keagamaan serta ramah tamah.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Tasikmalaya berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat menjadi semangat bagi seluruh personel kepolisian maupun masyarakat untuk memperkuat persaudaraan, menjaga toleransi, serta bersama-sama menciptakan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa upaya menjaga kamtibmas di Tasikmalaya tidak hanya dilakukan melalui pendekatan penegakan hukum, tetapi juga melalui komunikasi, silaturahmi, dan kolaborasi dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk komunitas ojek online.
