Di Balik Tugas Memburu Pelaku Kejahatan, Ada Kepedulian Satreskrim untuk Anak Yatim

IDERAKYAT.COM – Di balik tugas berat memburu pelaku kejahatan dan menjaga keamanan masyarakat, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya ternyata memiliki cara tersendiri untuk menyeimbangkan pengabdian mereka. Melalui kegiatan sosial yang rutin dilakukan, para personel Satreskrim memilih mendekat kepada anak-anak yatim piatu, berbagi rezeki sekaligus memohon doa demi kelancaran tugas yang mereka emban.

Kegiatan berbagi ini telah menjadi bagian dari rutinitas Satreskrim Polres Tasikmalaya. Tidak hanya saat program Jumat Berkah, para personel kerap menyempatkan diri mengunjungi yayasan yatim piatu maupun anak-anak yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam setiap kunjungan, mereka membawa paket makanan sehat dan santunan yang diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari anak-anak. Namun lebih dari itu, kehadiran para anggota kepolisian tersebut menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang bagi mereka yang kehilangan sosok orang tua.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri, mengatakan bahwa kegiatan tersebut lahir dari keinginan sederhana untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Berbagi dengan anak-anak yatim piatu sudah menjadi kebiasaan yang terus kami jaga. Tidak harus menunggu hari tertentu. Ketika ada kesempatan, kami berusaha hadir untuk berbagi dan menyapa mereka,” ujar AKP Heru, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, doa dari anak-anak yatim memiliki makna yang sangat besar. Karena itu, setiap kunjungan bukan hanya menjadi momen menyerahkan bantuan, tetapi juga kesempatan untuk memohon doa agar seluruh personel Polres Tasikmalaya diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

“Kami datang bukan semata membawa bantuan. Kami ingin bersilaturahmi dan meminta doa dari anak-anak yatim agar seluruh anggota Polres Tasikmalaya diberikan keberkahan, kesehatan, dan selalu amanah dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

Salah satu tempat yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut adalah Yayasan Yatim Piatu An-Nur di Desa Cilampung Hilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Kedatangan jajaran Satreskrim disambut hangat oleh para pengurus dan puluhan anak asuh yang tampak bahagia menerima kunjungan tersebut.

Senyum dan keceriaan anak-anak mewarnai suasana kegiatan. Bagi mereka, perhatian yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penyemangat dan bukti bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap masa depan mereka.

Pengurus Yayasan An-Nur, Elis, mengaku terharu atas kepedulian yang terus ditunjukkan oleh jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya. Ia menilai bantuan dan perhatian yang diberikan sangat berarti bagi anak-anak yang berada di bawah naungan yayasan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian dari Satreskrim Polres Tasikmalaya. Kehadiran mereka membawa kebahagiaan bagi anak-anak dan bantuan yang diberikan sangat membantu kebutuhan mereka,” ungkap Elis.

Ia menjelaskan, saat ini Yayasan An-Nur menampung sekitar 40 anak yatim piatu dengan latar belakang yang beragam. Sebagian berasal dari Tasikmalaya dan Bandung, sementara beberapa lainnya datang dari daerah yang cukup jauh, bahkan dari Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Satreskrim Polres Tasikmalaya berharap dapat terus menebar manfaat dan memperkuat ikatan emosional dengan masyarakat. Di akhir kegiatan, puluhan anak yatim menengadahkan tangan, memanjatkan doa bersama untuk para anggota kepolisian yang telah hadir berbagi.

Doa-doa polos dari anak-anak itu menjadi harapan yang mengiringi langkah para personel Satreskrim dalam menjalankan tugasnya. Sebuah ikhtiar mengetuk pintu langit, melalui kepedulian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan