Dinas PUTRLH Pastikan Pembangunan Stadion Kaliki Tetap Berlanjut

SINGAPARNA – Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan Stadion Kaliki. Pemerintah daerah memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam aksi warga akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi agar proyek strategis tersebut dapat segera dilanjutkan.

Komitmen tersebut disampaikan menyusul aksi warga Kaliki yang berlangsung beberapa waktu lalu. Meski Kepala Dinas PUTRLH sedang menjalankan tugas dinas di luar daerah, komunikasi dengan masyarakat tetap dilakukan secara terbuka.

Melalui Sekretaris Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Ruslan Munawar, pihak dinas memfasilitasi dialog dengan menghadirkan Kepala Dinas melalui sambungan video call di hadapan perwakilan warga. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk transparansi sekaligus menjaga komunikasi agar tetap berjalan dengan baik.

Ruslan mengatakan, pergantian pejabat di lingkungan Dinas PUTRLH tidak akan mengubah komitmen pemerintah dalam menyelesaikan pembangunan Stadion Kaliki. Menurutnya, proses peninjauan kembali sejumlah dokumen, termasuk pakta integritas, merupakan bagian dari upaya memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan hukum dan menghasilkan fasilitas olahraga yang berkualitas.

“Kami sangat menghargai semangat dan kepedulian warga Kaliki terhadap pembangunan stadion ini. Saat ini fokus utama kami adalah menyelesaikan persoalan teknis sarana dan prasarana agar proyek ini dapat segera dilanjutkan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Ruslan.

Ia menjelaskan, pemerintah ingin memastikan setiap tahapan pembangunan dilakukan secara matang, transparan, dan sesuai prosedur. Dengan demikian, Stadion Kaliki diharapkan dapat menjadi fasilitas olahraga representatif yang mampu mendukung pembinaan atlet sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Selain menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan, Dinas PUTRLH juga meluruskan informasi yang sempat beredar mengenai dugaan rencana pelaporan hukum terhadap salah seorang peserta aksi.

Ruslan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan hanya dipicu oleh kesalahpahaman saat berlangsungnya dinamika di lapangan. Menurutnya, Dinas PUTRLH tidak pernah memiliki rencana untuk melaporkan peserta aksi.

“Perihal akan melaporkan massa aksi itu sama sekali tidak ada. Itu hanya salah persepsi di lapangan. Kami menyambut baik setiap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi kinerja kami,” tegasnya.

Ke depan, Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui dialog yang lebih terbuka, intensif, dan persuasif. Pemerintah berharap sinergi antara warga dan pemerintah dapat terus terjalin sehingga pembangunan Stadion Kaliki dapat diselesaikan sesuai harapan.

Keberadaan Stadion Kaliki nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga di Kabupaten Tasikmalaya, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat serta mendukung pengembangan potensi olahraga daerah.