Jalan Rusak Taraju Belum Diperbaiki, Pemkab Tasikmalaya Tagih Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi

Tasikmalaya

IDERAKYAT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya kembali menagih komitmen Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait rencana perbaikan jalan rusak menuju Kecamatan Taraju. Harapan itu disampaikan setelah kondisi infrastruktur di wilayah selatan Tasikmalaya dinilai masih memprihatinkan dan telah lama menghambat aktivitas masyarakat.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, berharap janji Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperbaiki akses jalan menuju Taraju dapat segera direalisasikan. Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian perbaikan jalan yang menjadi jalur utama penghubung sejumlah kecamatan.

Salah satu titik kerusakan paling parah berada di Kampung Cisaat, Desa Deudeul, Kecamatan Taraju. Ruas jalan tersebut kerap mengalami ambles dan pergeseran tanah, terutama saat musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi. Kondisi itu membuat penanganan jalan tidak bisa dilakukan secara biasa, melainkan membutuhkan penanganan teknis khusus.

Selain titik rawan tersebut, secara keseluruhan terdapat sekitar dua kilometer jalan kabupaten di wilayah Taraju yang masuk kategori rusak berat dan membutuhkan rehabilitasi segera.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi meninjau langsung lokasi jalan rusak didampingi Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Nuryakin, yang merupakan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII meliputi Kecamatan Taraju, Bojonggambir, Puspahiang, dan wilayah sekitarnya.

Dalam kesempatan itu, Asep Sopari menyebut persoalan infrastruktur di Taraju merupakan masalah klasik yang hingga kini belum terselesaikan. Padahal, kawasan tersebut memiliki potensi wisata alam yang besar dan menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, akses jalan yang layak menjadi syarat utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kunjungan wisatawan.

Meski demikian, Asep mengaku bersyukur karena persoalan tersebut telah mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat. Ia berharap bantuan perbaikan jalan melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat segera direalisasikan.

“Kan kata Pak Gubernur jalan ke Taraju mau diperbaiki. Mudah-mudahan saenggalna (secepatnya),” ujar Asep Sopari.

Ia juga meminta masyarakat Taraju, Bojonggambir, hingga Sodonghilir untuk bersabar sambil menunggu proses realisasi pembangunan tersebut. Di sisi lain, Pemkab Tasikmalaya terus berupaya mencari berbagai solusi agar perbaikan infrastruktur bisa segera terlaksana.

“Sabar ya, masyarakat Kecamatan Taraju, Bojonggambir, dan Sodonghilir,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nuryakin, menegaskan bahwa komitmen Gubernur Jawa Barat tersebut harus diwujudkan dan tidak berhenti sebatas janji.

Menurutnya, perbaikan akses jalan menuju Taraju merupakan kebutuhan mendesak karena menyangkut mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga pelayanan publik.

“Pokona kudu jadi (pokoknya harus jadi),” tegas Cecep Nuryakin.

Sebelumnya, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tasikmalaya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan komitmennya di hadapan masyarakat untuk membantu pengaspalan jalan menuju Kecamatan Taraju melalui dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kini, pemerintah daerah bersama masyarakat menunggu realisasi janji tersebut agar jalan rusak yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga segera diperbaiki dan mampu mendukung peningkatan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya.