Usai Pidato Kenegaraan, Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Komitmen Sinkronkan Program Pembangunan

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi

IDERAKYAT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Fokus pembangunan Kabupaten Tasikmalaya mencakup perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi desa, ketahanan pangan, kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi seusai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/8/2026).

Asep menilai, arah pembangunan nasional yang disampaikan Presiden menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Setelah menyimak dan mendengarkan pidato kenegaraan, ini tentunya menjadi semangat dan motivasi baru bagi kami di pimpinan daerah dan seluruh perangkat serta pegawai pemerintah daerah untuk menatap masa depan lebih optimis lagi,” ujar Asep.

Menurutnya, kebijakan pembangunan pemerintah pusat harus diterjemahkan hingga tingkat daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat harus selaras dengan pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian Pemkab Tasikmalaya adalah infrastruktur jalan. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan perbaikan jalan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas perekonomian.

Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Tasikmalaya mengalokasikan sekitar Rp300 miliar untuk memperbaiki 32 ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperbaiki akses masyarakat terhadap pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik.

Selain pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya menjadi bagian penting dalam sinkronisasi kebijakan daerah dengan program nasional.

Pemkab Tasikmalaya tidak hanya mendukung revitalisasi fisik sekolah yang dilakukan pemerintah pusat, tetapi juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Salah satu targetnya adalah menekan angka anak putus sekolah dan mendorong seluruh anak usia sekolah memperoleh pendidikan formal.

“Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk revitalisasi sekolah-sekolah, kita imbangi dengan meningkatkan sumber daya manusia untuk mendorong anak-anak usia wajib sekolah terus bersekolah,” tutur Asep.

Pemkab Tasikmalaya juga mendorong agar anak-anak dapat memperoleh pendidikan hingga 13 tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM daerah. ekonomi, Pemkab Tasikmalaya menyambut kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa.

Pemerintah daerah berupaya membangun rantai pasok yang terintegrasi sehingga produk masyarakat, seperti hasil UMKM, pertanian, peternakan, dan perikanan, dapat terserap dengan baik.

Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa. Produk masyarakat tidak hanya dipasarkan keluar daerah, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan warga desa dengan harga yang relatif terjangkau.

“Ekonomi kita betul-betul tumbuh dari akar rumput melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa,” kata Asep.

Pemkab Tasikmalaya juga memastikan sejumlah program prioritas nasional akan dikawal pelaksanaannya di daerah.

Program tersebut meliputi penguatan ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai program perlindungan sosial.

Program Makan Bergizi Gratis diarahkan tidak hanya untuk anak sekolah, tetapi juga menyasar kelompok masyarakat seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan lanjut usia.

Seluruh program tersebut akan disinergikan dengan target pembangunan Kabupaten Tasikmalaya, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting dan kemiskinan.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemkab Tasikmalaya, pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.