Kapolres Tasikmalaya Sambangi Ponpes Sukamanah dan Cipasung, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi melakukan safari silaturahmi di Pondok Pesantren.

IDERAKYAT.COM – Kapolres Tasikmalaya, AKBP Ade Papa Rihi, terus memperkuat sinergi antara kepolisian dengan kalangan ulama dan pondok pesantren sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Tasikmalaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui safari silaturahmi ke dua pondok pesantren bersejarah, yakni Pondok Pesantren Sukamanah di Kecamatan Sukarame dan Pondok Pesantren Cipasung di Kecamatan Singaparna, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan diawali sekitar pukul 09.30 WIB dengan kunjungan ke Pondok Pesantren KH Zainal Musthafa Sukamanah yang berada di Desa Sukarapih, Kecamatan Sukarame. Dalam agenda tersebut, Kapolres Tasikmalaya didampingi Wakapolres Tasikmalaya Kompol Asep Muslihat Sutarwan, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tasikmalaya, serta Kapolsek Sukarame Ipda Indra Firmansyah.

Rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Sukamanah KH Acep Thohir Fuad bersama Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk penguatan hubungan antara aparat kepolisian dengan para tokoh agama.

Setelah menyelesaikan kunjungan di Ponpes Sukamanah, rombongan melanjutkan safari silaturahmi menuju Kompleks Pondok Pesantren Cipasung di Kecamatan Singaparna sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kapolsek Singaparna AKP Irna Sutisna dan diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung KH Ubaidillah Ruhiat.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, kunjungan ke pondok pesantren merupakan bagian dari strategi Polres Tasikmalaya dalam membangun keamanan yang tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga memperkuat pendekatan kultural dan keagamaan.

“Peran aktif pimpinan pesantren dan para ulama kami nilai sangat krusial dalam menjaga kondusivitas wilayah. Selain menjadi penyejuk di tengah masyarakat, tokoh agama memiliki pengaruh penting dalam menyampaikan pesan-pesan ketertiban umum dan pencegahan potensi gangguan keamanan,” ujar AKBP Ade Papa Rihi.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki posisi strategis sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus pembinaan karakter masyarakat. Karena itu, kolaborasi yang erat antara kepolisian dan para ulama diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan yang tetap kondusif, damai, dan harmonis di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Melalui komunikasi yang berkelanjutan dengan para tokoh agama, Polres Tasikmalaya berharap berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini. Sinergi tersebut juga diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya.