Jadi yang Pertama di Jabar, PAN Kabupaten Tasikmalaya Targetkan Suara Melonjak 100 Persen

IDERAKYAT.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tasikmalaya menargetkan peningkatan perolehan suara hingga 100 persen pada Pemilu 2029. Target tersebut disiapkan melalui penguatan struktur organisasi, konsolidasi kader, serta penyusunan program yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Komitmen itu disampaikan dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang (Musycab) VI PAN se-Kabupaten Tasikmalaya yang digelar secara serentak di Gedung MUI Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (21/6/2026).

Ketua DPC PAN Kabupaten Tasikmalaya, Asep Dzulfikri, mengatakan Musycab VI menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas partai sekaligus menyamakan visi seluruh kader dalam menghadapi Pemilu 2029.

Menurutnya, PAN Kabupaten Tasikmalaya bertekad mencatatkan capaian lebih besar dibandingkan pemilu sebelumnya dengan menargetkan perolehan suara mencapai dua kali lipat.

“Momentum Musyawarah Cabang ini adalah momentum untuk menyatukan visi bersama. Kami menargetkan peningkatan perolehan suara sebesar 100 persen pada pemilu yang akan datang,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, pada Pemilu sebelumnya PAN Kabupaten Tasikmalaya memperoleh sekitar 82 ribu suara. Sementara pada Pemilu 2029 mendatang, partai berlambang matahari tersebut menargetkan raihan hingga 164 ribu suara.

Untuk mencapai target tersebut, PAN akan memperkuat struktur kepengurusan mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa. Selain itu, partai juga melakukan rekrutmen kader secara lebih intensif dengan mengombinasikan kader senior dan generasi baru yang dinilai memiliki kapasitas serta semangat membangun partai.

“Ada wajah baru dan kader lama dengan komposisi yang seimbang. Semuanya telah melalui proses verifikasi dan rekrutmen yang lebih intensif sehingga lebih siap untuk berjuang bersama PAN,” katanya.

Asep menegaskan, keberhasilan mencapai target suara tidak hanya bergantung pada kekuatan organisasi, tetapi juga kemampuan partai menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Karena itu, seluruh kader yang bergabung akan dibekali berbagai program kerakyatan yang diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap PAN.

“Seluruh kader yang telah direkrut akan dibekali program-program yang benar-benar menyentuh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (BPOK) PAN Jawa Barat, Dani Mardani, mengapresiasi langkah cepat PAN Kabupaten Tasikmalaya dalam melaksanakan Musycab secara serentak. Ia menyebut Kabupaten Tasikmalaya menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang menggelar Musyawarah Cabang tingkat kecamatan secara bersamaan.

“Musyawarah Cabang se-Kabupaten Tasikmalaya merupakan yang pertama di Jawa Barat. Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan karena menunjukkan kesiapan organisasi yang sangat baik,” ungkap Dani.

Menurutnya, Musycab memiliki peran penting dalam memperkuat mesin partai menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029. PAN Jawa Barat sendiri menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) minimal mampu meraih satu kursi legislatif.

“Target kami paling tidak satu dapil satu kursi. Untuk dapil yang sudah memiliki kursi, kami dorong agar jumlahnya dapat ditingkatkan atau bahkan digandakan,” jelasnya.

Dani menambahkan, BPOK PAN Jawa Barat menargetkan seluruh pelaksanaan Musycab di kabupaten dan kota se-Jawa Barat rampung pada akhir Juni 2026. Restrukturisasi kepengurusan menjadi langkah penting dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Dengan target 164 ribu suara pada Pemilu 2029, PAN Kabupaten Tasikmalaya optimistis mampu menambah jumlah kursi di DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan menjadi salah satu kekuatan politik yang semakin diperhitungkan di daerah.