Bukan Bantuan Biasa, SUJUD Polres Tasikmalaya Siapkan Jalan Kemandirian Pangan di Puspahiang

Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polres Tasikmalaya menyalurkan bantuan hewan ternak, ikan konsumsi, benih ikan, hingga pakan kepada Yayasan Pendidikan Islam Darusa'adah, Kecamatan Puspahiang.

IDERAKYAT.COM – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat terus dilakukan Polres Tasikmalaya. Melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), polisi menyalurkan bantuan hewan ternak, ikan konsumsi, benih ikan, dan pakan kepada Yayasan Pendidikan Islam Darusa’adah, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (7/8/2026).

Bantuan tersebut diberikan melalui program Sedekah Untuk Jariyah dan Upaya Dedikasi untuk Kemanusiaan (SUJUD). Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi diarahkan agar masyarakat dan lingkungan yayasan mampu mengembangkan sumber pangan secara mandiri.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tasikmalaya AKP Didit Permadi mengatakan, program SUJUD merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam mendorong terwujudnya swasembada dan ketahanan pangan nasional.

“Melalui program SUJUD, kami ingin berdedikasi secara nyata untuk kemanusiaan sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Didit, Sabtu (8/8/2026).

Bantuan yang disalurkan berupa hewan ternak kambing, ikan konsumsi, benih ikan, serta pakan ikan. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat dikelola secara produktif oleh pihak yayasan sehingga tidak berhenti sebagai bantuan sosial semata.

Dengan adanya ternak dan budidaya ikan, lingkungan yayasan diharapkan memiliki sumber pangan yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan. Hasil budidaya nantinya juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi yayasan maupun masyarakat di sekitarnya.

Penyerahan bantuan dipimpin jajaran Kanit Turjawali, Kanit Gakkum, dan Kanit Kamsel Satlantas Polres Tasikmalaya. Sejumlah personel Satlantas turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Didit berharap program SUJUD dapat menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat, khususnya di lingkungan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam.

“Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dikembangkan menjadi kegiatan yang produktif. Tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Bagi Polres Tasikmalaya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. Kepolisian juga berupaya mengambil bagian dalam persoalan sosial yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Melalui program sosial berkelanjutan seperti SUJUD, Satlantas Polres Tasikmalaya ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang memiliki manfaat jangka panjang.

Program tersebut sekaligus menjadi jembatan antara kepolisian, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dari lingkungan paling dekat.