IDERAKYAT.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan sektor pertanian, salah satunya melalui perhatian terhadap kondisi Irigasi Ciramajaya di Kecamatan Tanjungjaya.
Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, melakukan kunjungan lapangan ke lokasi irigasi di Desa Cibalanarik guna melihat secara langsung kondisi infrastruktur yang selama ini belum berfungsi optimal. Kunjungan tersebut turut didampingi unsur kecamatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan UPTD Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat.
Dalam peninjauan tersebut, ditemukan sejumlah kendala teknis seperti pintu air yang mengalami kerusakan serta aliran air yang belum berjalan maksimal. Hal ini berdampak pada belum optimalnya pemanfaatan lahan pertanian di wilayah setempat.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk mendorong percepatan penanganan irigasi tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
“Kami akan terus berupaya dan berkoordinasi agar penanganan Irigasi Ciramajaya dapat segera direalisasikan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujar Asep.
Ia menambahkan, keberadaan irigasi yang berfungsi baik sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan data yang ada, jaringan Irigasi Ciramajaya memiliki panjang sekitar 16 kilometer, namun saat ini aliran air baru menjangkau sebagian saluran. Kondisi tersebut menyebabkan ratusan hektare lahan pertanian belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya saat ini tengah mengusulkan program revitalisasi melalui skema dukungan pemerintah pusat, termasuk kemungkinan pengajuan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) terkait jaringan irigasi.
“Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, upaya revitalisasi ini dapat segera terwujud,” tambahnya.
Sementara itu Tokoh Masyarakat, Oos Basor menyambut baik perhatian pemerintah terhadap kondisi irigasi tersebut dan berharap perbaikan dapat segera dilaksanakan demi menunjang aktivitas pertanian.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung proses penataan dan menjaga kebersihan saluran irigasi agar fungsinya dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

