IDERAKYAT.COM — Seorang warga Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya; hilang terbawa arus Sungai Ciwulan Selasa (12/5/2026). Ia bernama Pahroni Bin Muslim (69 tahun), sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di Kp. Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong. Saksinya bernama Hamid Bin Sapri (74 tahun).
Saat itu Hamid sedang bekerja di kebun miliknya, di bantaran sungai. Tiba-tiba ia mendengar suara teriakan dari arah sungai.
Sebab penasaran, Hamid segera mendekat ke sumber suara. Belum juga sampai, dari kejauhan, saksi hanya melihat bagian kening dan topi putih yang terseret arus deras.
Karena tidak bisa berenang dan debit air sedang tinggi, Hamid tidak bisa menolong. Ia kemudian mencari warga lain dan bertemu dengan Sobar Bin Muslim, kakak kandung korban.
Bersama warga, keduanya melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai. Hingga ke pemukiman warga untuk memastikan identitas korban.
Dari hasil pencarian itu terungkap bahwa korban adalah Pahroni, adik kandung Sobar. Warga menduga Pahroni tenggelam saat mencoba memungut kelapa yang hanyut. Memang begitu biasanya, untuk menambah penghasilan keluarga.
Hingga berita ini turun, proses pencarian masih berlangsung. Melibatkan Basarnas juga. Upaya itu sebatas pada penyisiran di tepian sungai karena kondisi air masih tinggi, keruh, dan berarus deras. Kedalaman air sekitar dua meter.
Polsek Cikalong yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas mendata identitas korban dan saksi, mengumpulkan keterangan, serta berkoordinasi dengan warga, Sat Polairud Polres Tasikmalaya, dan relawan BPBD untuk memperluas pencarian.
Kapolsek Cikalong, AKP Maman Suherman mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan. Sembari mengimbau semua yang terlibat untuk berhati-hati.
“Kami masih melakukan pencarian. Kami juga mengimbau warga agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, apalagi saat debit air sedang tinggi,” ujar Maman.
Maman juga memastikan sudah melanjutkan laporan kepada Kapolres Tasikmalaya dan jajarannya. Berharap mendapat lebih banyak bantuan untuk penanganan lebih lanjut.

