Wakil Bupati Promosikan Potensi Unggulan Daerah di Panggung Investasi Jawa Barat

IDERAKYAT.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan keseriusannya dalam menarik modal besar. Wakil Bupati Tasikmalaya pada Jumat 14 November 2025 hadir dalam ajang bergengsi The 7th West Java Investment Summit (WJIS) 2025 di Pullman Bandung Grand Central.

Kehadiran ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan peluang investasi unggulan Tasikmalaya kepada ratusan investor domestik dan internasional.

Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat ini mengusung tema besar “Strengthening Regional Resilience through Green Industry, Smart Investment, and Inclusive Growth”. Tema ini selaras dengan upaya Tasikmalaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis kerakyatan.

Baca juga : Momen HKN Ke-61, Bupati Tasikmalaya Soroti Kesenjangan Pelayanan Kesehatan

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, dalam forum yang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan para kepala daerah lainnya, menegaskan komitmen Pemda dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Kabupaten Tasikmalaya dikenal memiliki potensi besar di sektor-sektor non-industri padat modal, seperti Agribisnis, Industri Kecil dan Menengah (IKM), serta Pariwisata.

Data menunjukkan bahwa sektor-sektor seperti pertanian, perdagangan, dan jasa pendidikan merupakan motor penggerak signifikan dalam PDRB Tasikmalaya. Melalui WJIS 2025, Pemkab Tasikmalaya berupaya memfasilitasi pertemuan antara investor dengan proyek-proyek yang siap dikembangkan, khususnya dalam pembangunan fasilitas pengolahan modern untuk komoditas unggulan pertanian dan perkebunan, guna meningkatkan nilai jual produk lokal.

Kedua, Pariwisata berkelanjutan yakni pengembangan infrastruktur dan objek wisata strategis seperti kawasan Gunung Galunggung, Pantai Cipatujah, dan sentra kriya di Rajapolah. Ketiga, penguatan IKM lokal yang bergerak di sektor kerajinan tangan dan fesyen, yang selama ini menjadi ciri khas ekonomi Tasikmalaya.

Baca juga : Tiga Desa di Kabupaten Tasik Ditunjuk Jadi Lumbung Sosial

WJIS 2025 sendiri menjadi panggung megah di mana Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan total 104 proyek investasi senilai fantastis Rp186,29 triliun. Partisipasi aktif Wakil Bupati Tasikmalaya diharapkan dapat mengamankan porsi investasi dari angka triliunan tersebut, khususnya melalui sesi One-on-One Meeting yang memberi kesempatan investor untuk mendalami proyek-proyek di daerah.

“Kehadiran kami di sini adalah bukti komitmen kami untuk memperluas jejaring dan meyakinkan calon investor bahwa Tasikmalaya bukan hanya daerah dengan sumber daya alam melimpah, tetapi juga memiliki birokrasi yang responsif dan siap mendukung realisasi investasi,” ujar Wakil Bupati.

Diharapkan, setiap kesepakatan atau Letter of Intent (LoI) yang terjalin dalam forum ini dapat segera ditindaklanjuti menjadi realisasi investasi yang konkret di Kabupaten Tasikmalaya, yang pada akhirnya akan membuka lapangan kerja baru dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif.*