IDERAKYAT.COM – Ada cara unik yang dilakukan Satlantas Polres Tasikmalaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 hari ke-10, Rabu (4/11/2026), pengendara yang tertib justru mendapat hadiah berupa kuliner khas daerah, Kupat Tahu Mangunreja.
Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, petugas juga memberikan apresiasi kepada pengendara yang menggunakan perlengkapan keselamatan dan membawa dokumen kendaraan secara lengkap.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Dian Mardiana, SH, mengatakan masih ditemukan sejumlah pelanggaran kasatmata selama operasi berlangsung. Di antaranya pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm serta tidak membawa surat-surat kendaraan.
“Kami masih menemukan beberapa pelanggaran, seperti pengendara tanpa helm dan tidak membawa surat kendaraan lengkap. Bahkan, ada yang berusaha menghindari pemeriksaan dengan berputar balik atau berpura-pura parkir,” ujar Dian.
Menurut dia, pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya tidak semata-mata untuk melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi dan imbauan keselamatan kepada masyarakat.
Sebaliknya, pengendara yang mematuhi aturan diberikan hadiah langsung di lokasi pemeriksaan. Untuk anak-anak yang dibonceng orang tuanya dan menggunakan helm standar, petugas memberikan susu kotak serta alat tulis sekolah.
Sementara itu, pengendara dewasa yang tertib mendapatkan paket Kupat Tahu Mangunreja sebagai bentuk apresiasi sekaligus promosi kuliner khas Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami memberikan reward berupa makanan khas Tasikmalaya, yakni Kupat Tahu Mangunreja, kepada pengendara yang patuh dan memiliki kelengkapan kendaraan. Termasuk pengendara dari luar kota yang kebetulan melintas,” katanya.
Dian berharap pendekatan humanis tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Salah seorang pengendara yang merasakan langsung program tersebut adalah Nadila (22), warga asal Solo, Jawa Tengah, yang bekerja di kawasan Singaparna.
Ia mengaku terkejut ketika dihentikan petugas saat pulang bekerja. Pasalnya, pemeriksaan yang semula dikiranya akan menjadi penindakan justru berujung pemberian hadiah berupa Kupat Tahu Mangunreja.
“Saya belum pernah merasakan Kupat Tahu Mangunreja selama bekerja di sini. Senang sekali bisa mendapatkan hadiah makanan khas Tasikmalaya sepulang kerja karena tertib berlalu lintas,” ungkap Nadila.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Tasikmalaya berharap Operasi Patuh Lodaya 2026 tidak hanya meningkatkan kedisiplinan pengendara, tetapi juga menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.
Dengan mengedepankan edukasi, apresiasi, dan penegakan hukum, kepolisian berharap angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dapat ditekan.
