Tiga Desa di Kabupaten Tasik Ditunjuk Jadi Lumbung Sosial

 

IDERAKYAT.COM — Tiga desa yakni Desa Guranteng Kecamatan Pageurageung, Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya dan Desa Mandalawangi Kecamatan Salopa dijadikan titik Lumbung Sosial oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Lumbung Sosial ini, merupakan bagian dari program prioritas Kemensos untuk memastikan bantuan cepat sampai ke tangan warga saat detik-detik kritis pasca-bencana.

Berbagai kebutuhan dasar warga disalurkan Kemensos dan disimpan di Lumbung Sosial ini. Diantaranya makanan siap saji, selimut, matras, tenda, peralatan dapur, hingga perlengkapan kebersihan diri.

Baca juga : Bupati Cecep Langsung Temui Mendikdasmen di Rakor Nasional, Perjuangkan Puluhan Sekolah Rusak yang Menanti Perbaikan

“Dengan adanya lumbung di tingkat desa, kita berharap bantuan dapat disalurkan dengan lebih cepat dan tepat sasaran,” kata Bagian Pokja Lumbung Sosial Kemensos RI, Andri.

Program Lumbung Sosial ini, lanjut Andri, memotong birokrasi dan waktu tempuh. Artinya, memungkinkan komunitas lokal langsung mengakses kebutuhan darurat tanpa harus menunggu pengiriman dari pusat yang mungkin terkendala akibat bencana.

Adanya Lumbung Sosial ini mendapatkan sambutan positif dari koordinator FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya. Ia menuturkan, bantuan akan sangat membantu pihaknya dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat terdampak. Ia menekankan bahwa Tagana Tasikmalaya siap bersinergi penuh dengan berbagai pihak.

Baca juga : Wabup Tasikmalaya Buka Darul Arqam Madya IMM, Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Agen Inovasi Nasional

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta organisasi masyarakat lainnya untuk memastikan penanganan bencana di Kabupaten Tasikmalaya berjalan dengan efektif dan efisien,” pungkas Jembar.