Pemkab Tasik Komitmen Lakukan Perbaikan 1.268 Ruang Kelas Rusak

 

IDERAKYAT.COM — Banyaknya ruang kelas yang rusak menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dibawah nakhoda Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi.

Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya, ada 1.268 ruang kelas dalam kondisi tidak layak pakai atau dalam kondisi rusak berat. Sedangkan untuk kategori rusak ringan, mencapai 2.400 ruang kelas.

“Kategori rusak sedang masih digunakan, tapi tetap harus mendapat penanganan,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Ahmad Solihin.

Berbagai upaya dilakukan untuk memperbaiki ruang kelas yang rusak tersebut. Hasilnya, tahun ini ada 53 sekolah yang akan mendapat bantuan revitalisasi menggunakan anggaran pusat.

“Puluhan ruang kelas lain diperbaiki dengan anggaran dari APBD Kabupaten Tasikmalaya. Potensi penambahan sekolah yang diperbaiki kembali muncul di Akhir Oktober ini. Setidaknya dua sekolah berpotensi diperbaiki,” ujar Ahmad Solihin.

Menanggapi kondisi itu, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin berkomitmen menuntaskan persoalan ruang kelas rusak. Selain melalui tahapan pengajuan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pihaknya juga seringkali langsung berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

“Kaitan dengan perbaikan sekolah, kami juga ikhtiar dengan keProvinsi dan Ke Pusat. Saya sendiri ke Kemendikdas untuk langsung meminta bantuan revitalisasi. Terimakasih kami sampaikan atas bantuan revit dari Kemendikdasmen untuk PKBM, PAUD, SD dan SMP. Dan terimakasih usulan Pembangunan USB SMA Pagerageung & SMA Toblongan Bojongasih yang sudah direspon positif oleh Pak Gubernur,” ujar Cecep Nurul Yakin.