Korban Gigitan Ular Weling Membaik, Pemkab Tasikmalaya Jamin Pembiayaan

IDERAKYAT.COM -Kondisi DK (12), bocah asal Kampung Borolong, Desa Cilampung Hilir, Kecamatan Padakembang, korban gigitan ular weling, terus menunjukkan perkembangan positif saat menjalani perawatan di ruang ICU RSUD KHZ Musthafa, Rabu (8/4/2026).

Setelah sempat kritis sejak kejadian pada Minggu (29/3/2026), DK kini mulai merespons dengan baik. Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Eli Hendalia, mengatakan pasien sudah menunjukkan perbaikan signifikan, termasuk mampu merespons lambaian tangan ayahnya dari balik kaca ruang isolasi.

“Alhamdulillah, pasien sudah ada perbaikan dan bisa merespons. Ini perkembangan yang sangat menggembirakan,” ujarnya.

Untuk menetralisir racun yang menyerang saraf, tim medis telah memberikan 56 vial anti-venom. Jumlah tersebut terbilang sangat besar, bahkan setara kebutuhan stok anti-bisa ular untuk wilayah Jawa Barat selama satu bulan.

Meski begitu, RSUD KHZ Musthafa terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat agar pasokan anti-venom tetap tersedia tanpa membebani keluarga pasien.

Perkembangan DK juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Wakil Bupati Asep Sopari Alayubi turun langsung menjenguk keluarga pasien dan memastikan pembiayaan perawatan tetap aman meski limit BPJS Kesehatan telah habis.

“Kami memastikan keluarga pasien tidak terbebani biaya. Pemerintah daerah siap membantu melalui Dinas Kesehatan dan RSUD,” tegasnya.

Diketahui, DK menjadi korban gigitan ular saat tertidur di lantai rumah bersama ibunya. Saat ini, tim medis masih melakukan pemantauan intensif di ICU hingga kondisinya benar-benar stabil.