IDERAKYAT.COM – Suasana di lingkungan Polres Tasikmalaya tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah anggota polisi terlihat sibuk melayani masyarakat, mulai dari lansia hingga anak-anak.
Menariknya, para polisi tersebut tampil tanpa tanda pangkat karena mereka merupakan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Polri (Sespimma Polri) yang tengah menjalani pendidikan.
Para peserta didik atau serdik yang tergabung dalam Sespimma Polri Angkatan ke-75 Pokjar 1 itu menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk “Peduli Sesama, Wujud Nyata Pengabdian untuk Sesama” di Gedung Pertemuan Warga Polres Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sespimma Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Victor Togi Tambunan, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Alayubi, Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama, serta perwakilan Kodim 0612/Tasikmalaya.
Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Alayubi mengatakan, kegiatan sosial yang dilakukan para serdik menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan bakti sosial seperti ini, anggota Polri diajak hadir di tengah masyarakat dan merasakan langsung kebutuhan warga. Senyum anak yatim menjadi motivasi bagi anggota Polri untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan sebanyak 200 paket sembako kepada warga kurang mampu. Selain itu, sebanyak 100 paket perlengkapan sekolah juga dibagikan kepada anak yatim. Bantuan tersebut berisi tas sekolah, buku tulis, hingga alat tulis untuk mendukung semangat belajar anak-anak.
Serdik Sespimma Polri, Beny Firmansyah mengatakan, kegiatan sosial ini merupakan bagian dari pengabdian sekaligus implementasi pendidikan lapangan yang tengah dijalani para peserta didik.
“Kami membantu masyarakat dengan membagikan sembako gratis untuk 200 warga serta 100 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak yatim,” kata Beny Firmansyah.
Tak hanya penyaluran bantuan sosial, kegiatan tersebut juga diisi aksi donor darah bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Tasikmalaya. Donor darah dilakukan guna membantu menjaga ketersediaan stok darah di rumah sakit.
Menurut Beny, kegiatan bakti sosial tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari praktik kerja lapangan dalam pendidikan Sespimma Polri.
“Kegiatan ini sebagai bentuk praktik kerja lapangan dalam pendidikan sespim,” ujarnya.
Sementara itu, kehadiran Kepala Sespimma Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Victor Togi Tambunan juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap para serdik dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Penilaian tersebut dinilai penting untuk melihat kemampuan calon perwira menengah Polri dalam memahami persoalan sosial di lapangan, mencari solusi, serta menerapkan semangat Polri Presisi dan nilai-nilai Tribrata.
Melalui kegiatan itu, diharapkan Polri tidak hanya dikenal sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan dan pengayom masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan warga.
Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Anak-anak terlihat gembira menerima perlengkapan sekolah baru, sementara para orang tua merasa terbantu dengan adanya bantuan paket sembako.

