IDERAKYAT.COM – Sebuah rumah milik warga di Kampung Cimanggu RT 03 RW 07, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, ludes dilalap api pada Kamis (2/7/2026). Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik pada instalasi kabel di bagian atap rumah.
Menyikapi peristiwa tersebut, jajaran Polsek Banjarwangi Polres Garut bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait dalam penanganan musibah tersebut.
Kapolsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan, S.E., mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Rumah yang terbakar merupakan rumah semi permanen berlantai panggung dengan luas sekitar 57 meter persegi milik Yaya (71).
“Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada instalasi kabel di bagian atap rumah,” ujar Ipda Ipar.
Berdasarkan keterangan saksi, Jajang Rijal (54), api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap rumah. Dalam hitungan menit, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian atap bangunan.
Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah diketahui sedang berada di kebun untuk merebus bahan kolang-kaling sehingga tidak berada di dalam rumah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, personel Dinas Pemadam Kebakaran Pos Wilayah Singajaya tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman serta proses pendinginan hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah milik korban mengalami kerusakan berat akibat terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Banjarwangi berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam Banjarwangi, Pemerintah Desa Bojong, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Tagana Dinas Sosial Kabupaten Garut, serta instansi terkait lainnya untuk penanganan pascakebakaran.
Selain melakukan pendataan, petugas bersama warga juga bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Polisi turut memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak layak digunakan.
Kapolsek Banjarwangi juga mengimbau masyarakat agar secara berkala memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing serta memastikan seluruh peralatan elektronik dalam keadaan aman saat rumah ditinggalkan.
Menurutnya, langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian harta benda maupun mengancam keselamatan jiwa.

