IDERAKYAT.COM – Suasana tenang di Kampung Nanggerang RT 13 RW 04, Desa Salawu, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak berubah menjadi kepanikan saat kobaran api melahap dua rumah warga pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah itu.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan api pertama kali muncul dari bagian atap rumah milik Nijar saat keluarga sedang berkumpul di dalam rumah.
“Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena bangunan didominasi material kayu, api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan,” ujarnya.
Kobaran api semakin ganas lantaran di lantai bawah rumah terdapat kerajinan berbahan kayu yang mudah terbakar. Dalam hitungan menit, si jago merah menguasai hampir seluruh bangunan dan memicu kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.
Tidak hanya menghanguskan rumah milik Nijar yang dihuni empat jiwa, api juga merembet ke rumah milik Badrudin yang berada tepat di sampingnya. Akibatnya, rumah Nijar mengalami kerusakan berat, sementara rumah Badrudin mengalami kerusakan sedang.
Kepanikan sempat menyelimuti warga sekitar yang khawatir api merembet ke bangunan lainnya. Warga pun bergotong royong membantu proses pemadaman sambil mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Petugas Pemadam Kebakaran, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, TNI, Polri, FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Salawu, serta masyarakat setempat akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api setelah berjibaku selama beberapa waktu.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa kebakaran di Salawu ini meninggalkan duka dan kerugian material bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal serta harta benda mereka.
Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada instalasi yang sudah tua atau tidak memenuhi standar keamanan. Pasalnya, korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah di Kabupaten Tasikmalaya

