IDERAKYAT.COM – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya. Kini pasien kanker tidak perlu lagi jauh-jauh dirujuk ke Bandung untuk mendapatkan sebagian besar layanan pengobatan. Pasalnya, RSUD KHZ Mustafa Tasikmalaya kini telah mampu memberikan layanan kanker secara lebih komprehensif, mulai dari skrining, diagnosis, hingga kemoterapi.
Direktur RSUD KHZ Mustafa, Eli Hendalia, mengatakan peningkatan layanan tersebut merupakan hasil pengembangan fasilitas rumah sakit yang terus dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, termasuk melalui program pengampuan layanan kanker.
“Alhamdulillah, RSUD KHZ Mustafa sekarang sudah bisa melayani layanan kanker. Sejak 2011 kami terus dimaksimalkan melalui sistem pengampuan agar akses layanan masyarakat semakin mudah dan kualitas pelayanan semakin meningkat,” ujarnya.
Menurut Eli, hadirnya gedung baru khusus pelayanan kanker menjadi tonggak penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Dengan fasilitas itu, rumah sakit kini mampu menangani hampir seluruh jenis kanker.
“Semua jenis kanker bisa kami layani. Yang paling banyak saat ini adalah kasus-kasus kanker darah. Screening dilakukan langsung di sini, dan layanan kemoterapi juga sudah berjalan dengan baik,” katanya.
Dengan tersedianya layanan ini, warga Tasikmalaya kini tidak lagi harus pergi ke rumah sakit besar di kota lain hanya untuk menjalani pengobatan kanker. Pasien cukup datang ke RSUD KHZ Mustafa, kecuali untuk tindakan tertentu seperti radioterapi yang masih harus dirujuk ke Bandung.
“Jadi masyarakat tidak perlu lagi ke Bandung atau ke kota lain, cukup di sini. Hanya untuk radioterapi memang masih harus dirujuk,” jelasnya.
Tak hanya dari sisi fasilitas, kesiapan layanan kanker di RSUD KHZ Mustafa juga diperkuat oleh tenaga medis spesialis yang lengkap, mulai dari dokter bedah onkologi hingga konsultan hemato-onkologi, sehingga pasien bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan terpadu.
Sementara itu, Apoteker Madya Farmasi Klinik RSUP Hasan Sadikin Bandung, Istaini Diniarti, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat amanah dari Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit pengampu regional layanan kanker di Jawa Barat.
“RS Hasan Sadikin ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan untuk mengampu rumah sakit daerah di Jawa Barat dalam penguatan pelayanan kanker,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut meliputi pemenuhan sarana-prasarana, alat kesehatan, hingga penguatan sumber daya manusia agar layanan kanker di daerah bisa berjalan optimal.
“Jika ada rumah sakit daerah yang masih kekurangan alat, fasilitas, maupun SDM, kami akan membantu mendorong pemenuhannya agar layanan di wilayah tersebut bisa maksimal,” katanya.
Dari hasil penilaian awal, pihak RSUP Hasan Sadikin menilai kesiapan RSUD KHZ Mustafa sudah cukup baik. Meski demikian, verifikasi lapangan tetap akan dilakukan untuk memastikan seluruh standar layanan benar-benar terpenuhi.
“Secara assessment awal, SDM, fasilitas, dan alat kesehatan sudah cukup memadai. Tinggal nanti kami konfirmasi langsung di lapangan untuk melihat apakah masih ada hal yang perlu diperbaiki,” ungkapnya.

