Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Meningkat, Selama 2025 Terjadi 100 Kasus

 

IDERAKYAT.COM Selama tahun 2025, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Tasikmalaya mencatat adanya peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak (PPA)

Setidaknya, salama tahun 2025, ada 100 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Jenis kekerasan yang mendominasi yakni kekerasan seksual, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Kekerasan Fisik dan kekerasan verbal.

“Sekitar 30 persen kasus telah diselesaikan sepenuhnya. Selebihnya masih dalam berbagai tahapan penanganan intensif,” ucap Carmono.

Sekitar 70 persen kasus sisanya masih dalam proses. Ada yang dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian, serta tahap asesmen oleh tim UPTD PPA untuk melengkapi pemberkasan penyelidikan.

UPTD PPA berkomitmen untuk terus mengawal setiap kasus hingga tuntas, memastikan korban mendapatkan keadilan serta pendampingan yang layak. Dengan cakupan wilayah yang sangat luas, sosialisasi penguatan data ini diharapkan dapat mempercepat respons penanganan di tingkat desa.

“Seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait dapat lebih proaktif dalam melaporkan serta mencegah terjadinya tindak kekerasan di lingkungan masing-masing,” ujar Carmono.