Kebelet Nikah, Pemuda Garut Rampok Bos LPG

IDERAKYAT.COM– Niat menikah dengan wanita pujaan hati justru berujung jeruji besi. Dua pria bersaudara, paman dan keponakan, nekat merampok agen tabung LPG milik majikannya di Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat. Total 183 tabung gas 3 kg dan satu unit kendaraan digondol, dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp100 juta.

“Setelah menerima laporan, kami langsung bergerak. Penangkapan keduanya berlangsung dramatis,” kata Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, saat dikonfirmasi Jumat (1/5/2026).

Aksi keduanya terekam jelas CCTV. Pelaku mengenakan jas hujan biru dan masuk dengan cara memanjat pagar agen pada malam hari. Setelah berhasil masuk, mereka langsung menyekap petugas keamanan. Korban diikat, mulut dan matanya dilakban, lalu ditinggalkan tak berdaya.

“ada petugas keamanan yang disekap para pelaku. Kemudian mereka bawa lari mobil berikut tabung lpg ada sekitar 183 buah,”ujar Jo

Kedua pelaku berinisial F dan A diketahui masih memiliki hubungan saudara, yakni paman dan keponakan. Pelaku F diciduk saat mengendarai truk di kawasan Jalan Samarang, Garut. Sementara A dibekuk di rumah kontrakan di wilayah Banyuresmi.

Dari hasil pemeriksaan, motif keduanya terbilang miris. Salah satu pelaku mengaku terdesak butuh biaya untuk menikah. Karena tak punya uang, ia mengajak pamannya untuk merampok gudang agen tempat mereka pernah bekerja.

“Motifnya dia butuh duit buat nikah. Jadi pelakunya masih saudara, paman dan ponakan. Mereka rampok gudang agen milik majikannya sendiri,” jelas AKP Joko Prihatin.

Akibat perbuatannya, korban menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. Kini F dan A telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.