Dana Pinjaman PT SMI, Jalan Perbatasan Tasikmalaya-Ciamis Rampung Diperbaiki

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengecek perbaikan jalan.

IDERAKYAT.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya merampungkan perbaikan dua ruas jalan di wilayah perbatasan Kabupaten Ciamis menggunakan pembiayaan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).

Dua ruas jalan tersebut yakni Jalan Cineam–Rajadatu dan Jalan Cineam–Citalahab. Keduanya menjadi bagian dari program penanganan 32 ruas jalan kabupaten dengan total panjang 70,865 kilometer.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, pembangunan jalan tidak hanya mengejar target pekerjaan, tetapi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan bukan semata mengejar angka kilometer yang selesai dikerjakan, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Cecep, Rabu (7/10/2026).

Ia menilai, perbaikan jalan di kawasan perbatasan sangat penting untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Cecep juga menyoroti Desa Citalahab yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ciamis. Menurutnya, kondisi jalan yang kini semakin baik diharapkan menghilangkan kesenjangan akses infrastruktur antardaerah.

“Ayeuna mah moal aya anu ngaledek deui, jalan na atos sami sae,” katanya.

Untuk ruas Cineam–Rajadatu, nilai kontraknya sekitar Rp3,83 miliar, sedangkan Cineam–Citalahab mencapai Rp4,41 miliar. Masing-masing memiliki waktu pengerjaan 120 hari kalender.

Secara keseluruhan, program 32 ruas jalan tersebut menelan pembiayaan sekitar Rp230,25 miliar melalui skema pinjaman daerah dengan PT SMI yang disepakati pada April 2026.

Hingga awal September 2026, progres fisik seluruh pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen. Sejumlah ruas lainnya juga telah rampung 100 persen, di antaranya KH Umar Sanusi, Cisemplo–Karangdan, Warung Leugok–Cimanisan, Papayan–Cikalong, Puspahiang–Cimanggu, Sukagalih–Ciponyo dan Sukamantri–Pagerageung.

Pemkab Tasikmalaya berharap peningkatan kualitas jalan dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta akses pendidikan dan kesehatan.

Pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong wilayah pinggiran dan perbatasan menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru.