44 ASN Berebut Empat Jabatan Strategis di Pemkab Tasikmalaya

IDERAKYAT.COM – Seleksi terbuka atau open bidding untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendapat perhatian luas. Tidak hanya diminati oleh pejabat internal, proses rekrutmen untuk sejumlah jabatan strategis tersebut juga menarik minat aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya, Rudi Sonjaya Saehuri, mengatakan seleksi terbuka tersebut digelar untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi yang saat ini kosong akibat pensiun dan kebutuhan organisasi.

Empat posisi yang dibuka dalam seleksi tersebut yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Kesehatan, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Open bidding ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendapatkan pejabat terbaik yang memiliki kompetensi dan kapasitas sesuai kebutuhan organisasi,” ujar Rudi.

Menurutnya, pelaksanaan seleksi terbuka mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2019. Selain itu, proses tersebut menjadi salah satu implementasi sistem merit dalam manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Rudi menjelaskan, berdasarkan Keputusan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 531 Tahun 2024, Kabupaten Tasikmalaya telah memperoleh predikat kategori Baik dalam penerapan manajemen ASN dengan nilai 313 dan indeks 0,76.

“Dalam pelaksanaan open bidding ini kami menerapkan tiga prinsip utama, yakni kualitas, kompetisi, dan kinerja. Ketiganya menjadi fondasi untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan transparan,” katanya.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Kabupaten Tasikmalaya untuk meningkatkan penilaian sistem merit ke kategori Sangat Baik. Untuk mencapai predikat tersebut, daerah harus memperoleh nilai minimal 324.

Proses pendaftaran yang dilakukan secara daring sejak 20 Mei hingga 4 Juni 2026 berhasil menjaring 44 pelamar. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat ASN untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemkab Tasikmalaya.

Menariknya, para pelamar tidak hanya berasal dari Kabupaten Tasikmalaya. BKPSDM mencatat sejumlah peserta berasal dari Kota Blitar, Kabupaten Lahat, Kabupaten Samosir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Garut, hingga instansi kementerian.

“Karena sifatnya seleksi terbuka tingkat nasional, maka seluruh ASN yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses ini,” jelasnya.

Tahapan evaluasi administrasi telah selesai dilaksanakan pada Jumat (5/6/2026). Hasil seleksi administrasi untuk seluruh formasi langsung diumumkan pada hari yang sama melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya.

“Hasil evaluasi administrasi kami umumkan secara terbuka agar seluruh peserta maupun masyarakat dapat memantau proses seleksi ini,” tegas Rudi.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi selanjutnya akan mengikuti tahapan Assessment Center yang dilaksanakan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat.

Untuk menjaga independensi dan objektivitas seleksi, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggandeng Panitia Seleksi (Pansel) yang terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kalangan akademisi. Ketua pansel dijabat oleh Kepala BKD Provinsi Jawa Barat, dengan anggota Asisten Pemerintahan Provinsi Jawa Barat serta akademisi dari Universitas Padjadjaran (Unpad).

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, hasil akhir seleksi terbuka JPT Pratama akan ditetapkan pada awal Juli 2026. Pejabat yang terpilih nantinya akan segera dilantik untuk mengisi jabatan strategis yang saat ini masih kosong.