IDERAKYAT.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan secara optimal pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Berbagai persiapan mulai dari penguatan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), pembukaan poli khusus saat libur, hingga penyiapan tim medis cadangan untuk menghadapi kemungkinan lonjakan pasien selama musim mudik.
Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD KHZ Musthafa, dr. Leni Mulyani, menjelaskan bahwa meskipun sebagian layanan rawat jalan biasanya mengalami penyesuaian saat masa cuti bersama.
BACA JUGA : Pelanggar Lalin di Singaparna Kini Akan Terpantau Kamera ETLE
“rumah sakit tetap membuka pelayanan terbatas melalui satu poli khusus,” kata dia
Menurutnya, layanan itu diprioritaskan bagi pasien yang harus menjalani kontrol rutin, seperti pasien pascaoperasi yang membutuhkan perawatan luka atau penggantian perban, serta pasien dengan penyakit tertentu yang tidak boleh terputus konsumsi obat.
BACA JUGA : Evaluasi Setahun Kepemimpinan Cecep–Asep, PMII Gelar Aksi di Gedung Bupati
“Kami menyiapkan satu poli khusus selama masa libur Lebaran, baik sebelum maupun setelah hari raya,” ujar dia.
Selain layanan rawat jalan, pihak rumah sakit juga mengantisipasi potensi meningkatnya jumlah pasien di IGD yang kerap terjadi saat periode mudik dan libur Lebaran.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, RSUD KHZ Musthafa menyiapkan sistem dukungan tambahan berupa “tim bayangan” yang siap dikerahkan sewaktu-waktu.
Ia menjelaskan, dalam kondisi normal IGD dilayani oleh tiga tim medis yang bekerja secara bergantian dalam tiga shift. Namun selama masa siaga Lebaran, satu tim tambahan disiapkan sebagai cadangan.
“Tim bayangan ini tidak bertugas langsung di rumah sakit, tetapi tetap siaga di rumah masing-masing. Jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan pasien atau kondisi darurat, mereka bisa segera dipanggil untuk membantu pelayanan,” jelasnya.
Di luar persiapan menghadapi Lebaran, RSUD KHZ Musthafa juga tengah melakukan berbagai langkah pembenahan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja rumah sakit pada tahun 2026.
Salah satu program yang sedang dipersiapkan adalah penambahan kapasitas tempat tidur bagi pasien rawat inap.
Saat ini RSUD KHZ Musthafa memiliki 248 tempat tidur. Pada tahap pertama pengembangan di tahun 2026, jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 270 tempat tidur. Selanjutnya pada tahap kedua di tahun 2027, kapasitas tempat tidur direncanakan bertambah hingga mencapai 300 unit.
Rumah sakit juga berupaya mengoptimalkan pemanfaatan berbagai peralatan medis berteknologi tinggi yang telah dimiliki, seperti CT Scan, mamografi, dan alat panoramik untuk layanan diagnostik.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas dan peralatan medis yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tambah dr. Leni.

