Kecelakaan Terekam CCTV, Pelajar Tewas Setelah Terjatuh ke Jalur Lawan

IDERAKYAT.COM – Kecelakaan lalu lintas di jalur Salawu, tepatnya di Kampung Warung Peuteuy, Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 11 Maret 2025 sore.

Peristiwa tragis yang melibatkan siswa itu terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Korban diketahui bernama Fikri Ilham Firdaus, seorang pelajar asal Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA : Gedung Kantor Dicat Ulang, Inspektorat Tasikmalaya Tekankan Disiplin Penyerapan Anggaran

Ia meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan kendaraan lain.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, kondisi lalu lintas di lokasi kejadian awalnya terlihat normal dengan kendaraan yang melintas dari dua arah.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu tampak sebuah minibus berwarna putih yang datang dari arah Garut sempat menepi di pinggir jalan, sebelum kemudian kembali melaju secara perlahan.

BACA JUGA : Dugaan Monopoli Proyek Disorot, Spanduk Kritik Terpasang di Depan Gedung Bupati

Namun nahas, dari arah belakang muncul sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban. Saat itu korban diduga hendak menyalip minibus tersebut.

Diduga karena kurang memperhitungkan jarak dan kondisi jalan, sepeda motor korban justru menyenggol bagian depan kendaraan yang hendak didahuluinya.

Benturan tersebut membuat korban kehilangan kendali hingga terjatuh dan terpental ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, sebuah sepeda motor lain melaju dari arah depan dengan kecepatan cukup tinggi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan keras pun tidak dapat dihindari.

Akibat benturan tersebut, korban langsung terkapar di tengah jalan. Sementara pengendara sepeda motor dari arah berlawanan juga terjatuh akibat insiden tersebut.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berlarian menuju tempat kejadian perkara setelah mendengar suara benturan keras. Suasana di lokasi sempat mencekam ketika warga melihat kedua pengendara tergeletak di jalan dengan kondisi luka parah.

“Yang tertabrak sepertinya langsung meninggal di tempat. Waktu kami samperin, posisinya sudah tidak bergerak sama sekali. Sementara pengendara yang menabrak masih sadar saat ditolong warga,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Tak lama berselang, petugas dari Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kecelakaan terjadi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Arifin, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia tersebut. Menurutnya, kecelakaan diduga dipicu oleh upaya mendahului kendaraan yang tidak memperhitungkan kondisi lalu lintas.

“Korban mencoba menyalip kendaraan di depannya, namun diduga kurang memperhitungkan jarak sehingga membentur bagian depan mobil yang hendak didahuluinya. Akibatnya korban terjatuh ke jalur berlawanan dan langsung tertabrak sepeda motor yang datang dari arah depan,” jelas Ipda Arifin.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dialaminya.

Sementara pengendara motor dari arah berlawanan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mengalami luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut, termasuk memverifikasi identitas pengendara motor yang selamat.