IDERAKYAT.COM – Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI yang digelar di Hotel Mangkubumi, Minggu 21 Desember 2025, menetapkan kembali Asep Zulfikri memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tasikmalaya periode 2024–2029.
Paska penetapan, Asep Zulfikri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader serta pengurus PAN yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya.
Ia pun berkomitmen untuk membawa PAN Kabupaten Tasikmalaya menjadi partai yang semakin kuat, solid, dan memiliki pengaruh nyata dalam pembangunan daerah.
Lima tahun kedepan, Asep juga berkomitmen untuk memperkuat struktur kepengurusan partai serta meningkatkan kualitas kerja kader di semua tingkatan.
“Ke depan kami akan bekerja lebih maksimal dengan menyusun kepengurusan yang solid dan menjalankan agenda partai secara konsisten, sehingga PAN semakin siap berjuang dan benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujar Asep.
Kepda seluruh kader, Asep menekankan pentingnya konsolidasi internal partai hingga ke tingkat akar rumput.
Salah satu strategi yang akan dijalankan adalah memastikan setiap kader dan calon legislatif PAN memiliki relawan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebagai bentuk kesiapan menghadapi agenda politik mendatang.
Terkait target politik pada Pemilu nanti, Asep menargetkan peningkatan perolehan suara PAN di Kabupaten Tasikmalaya secara signifikan. Bahkan, Asep optimis mampu meraih suara minimal dua kali lipat dibandingkan capaian sebelumnya.
“Kami targetkan delapan kursi di Parlemen pada pemilu nanti,” ujar Asep.
Musda ke-VI PAN Kabupaten Tasikmalaya secara resmi dibuka oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, melalui sambungan Zoom.
Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya loyalitas kader terhadap keputusan partai serta konsistensi PAN dalam mengusung dan memperjuangkan gerakan ekonomi kerakyatan.
Arahan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta Musda. Para kader menyatakan kesiapan untuk mengikuti garis kebijakan partai serta bekerja bersama dalam memperkuat posisi PAN, baik di lembaga legislatif maupun dalam mendukung pembangunan daerah.

