Ratusan Siswa SMAN 1 Cisayong Diduga Keracunan Menu MBG

IDERAKYAT.COM – Sebanyak 114 pelajar SMAN 1 Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (9/4). Para siswa mengalami gejala mual, muntah, diare, hingga lemas pada malam harinya.

Dari jumlah tersebut, 17 siswa sempat mendapat penanganan intensif di Puskesmas Cisayong, sementara satu siswa dirujuk ke RSUD KHZ Musthafa karena membutuhkan perawatan lanjutan.

Guru SMAN 1 Cisayong, Arif, mengatakan gejala mulai dirasakan beberapa jam setelah para siswa menyantap menu sayur sop yang dibagikan di sekolah.

“Total ada 114 siswa yang mengalami gejala. Sebanyak 14 orang sempat dirawat, dan sebagian sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik,” ujarnya.

Camat Cisayong, Ayi Mulyana, membenarkan adanya dugaan keracunan massal tersebut. Menurutnya, seluruh korban langsung ditangani petugas medis, sementara penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Petugas gabungan bersama unsur Forkopimcam telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk diuji lebih lanjut. Sejumlah siswa juga dimintai keterangan guna mendukung proses penyelidikan.

Ketua Tim Satgas Makan Bergizi Gratis Kabupaten Tasikmalaya, Ruby Azhari, mengatakan sampel makanan sudah dikirim ke laboratorium di Bandung. Selain itu, kejadian tersebut juga telah dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Sebagai langkah antisipasi, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menangani distribusi makanan ke sekolah tersebut dihentikan sementara mulai Jumat (10/4).

“Kami memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan medis maksimal. Untuk sementara, operasional SPPG terkait dihentikan sambil menunggu hasil penyelidikan,” tegas Ruby.

Ia berharap seluruh pengelola MBG lebih ketat menjaga kualitas makanan, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi.