IDERAKYAT.COM – Sebuah rumah di Desa Bojongkapol Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, ludes terbakar pada Minggu (5/4/2026).
Kebakaran diduga berasal dari tungku masak tradisional yang masih menyala saat pemilik rumah pergi ke kebun.
Api dengan cepat membesar dari bagian dapur rumah milik Mahdi. Banyaknya material rumah yang mudah terbakar, ditambah cuaca terik, membuat kobaran api cepat merambat ke seluruh bangunan.
Saksi mata, Ipan Saripan, mengatakan saat kejadian warga sempat panik karena sebagian besar warga tengah berada di kebun, sehingga bantuan untuk memadamkan api tidak segera datang.
“Benar, rumah tetangga saya kebakaran. Saya panik mencari bantuan karena warga banyak yang sedang di kebun,” ujar Ipan.
Kobaran api disertai asap pekat terlihat membumbung tinggi ke udara. Dalam waktu sekitar 30 menit, rumah korban hangus tak tersisa.
Menurut Ipan, proses pemadaman mengalami kendala cukup berat. Selain sumber air yang berada jauh dari lokasi, akses jalan menuju rumah korban juga menyulitkan kendaraan pemadam kebakaran untuk menjangkau titik api.
“Saya lihat api tiba-tiba membesar dari dapur. Warga sempat berusaha memadamkan, tapi sumber air jauh dan akses kendaraan juga sulit,” katanya.
Dugaan sementara, api berasal dari tungku dapur yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah sebelum pergi ke ladang untuk berkebun. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Diduga dari tungku. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tambah Ipan.
Akibat kejadian itu, Mahdi mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Selain rumah beserta isinya, padi yang sedang dijemur di dekat rumah juga ikut terbakar.
Pasca kebakaran, Mahdi terpaksa mengungsi sementara ke rumah anaknya. Ia mengaku masih syok karena seluruh harta bendanya, termasuk dokumen kependudukan, ikut hangus dilalap api.
“Saya sekarang tidak punya tempat tinggal lagi. Dokumen kependudukan juga hilang semua. Saat kejadian saya sedang di kebun,” kata Mahdi.
Kapolsek Bojonggambir, Iptu Agus, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, petugas kepolisian langsung turun ke lokasi untuk membantu proses penanganan bersama warga.
“Benar ada kejadian kebakaran. Anggota langsung turun tangan ke lokasi,” ujar Iptu Agus.
Beruntung, berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke rumah warga lainnya.

