Calhaj Kabupaten Tasikmalaya Ikuti Manasik, Jemaah Termuda Baru 16 Tahun

IDERAKYAT.COM – Sebanyak 640 calon jemaah haji asal Kabupaten Tasikmalaya mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar di kompleks Islamic Center (IC) Singaparna, Kamis (2/4/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan sebelum para jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya oleh Hj. Iin Ufairoh, menyampaikan bahwa pada musim haji tahun 2025 jumlah calon jemaah haji yang terdata sebanyak 640 orang. Dari jumlah tersebut, terdiri dari 391 jemaah laki-laki dan 439 jemaah perempuan.

BACA JUGA : Cinta Ditolak, Pria di Bojonggambir Ngamuk Bawa Golok dan Rusak Rumah Korban

“Jemaah tertua berusia 96 tahun berasal dari Bantarkalong, sementara yang termuda berusia 16 tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, calon jemaah haji Kabupaten Tasikmalaya akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter).

Kloter 11 dijadwalkan berangkat pada 29 April 2025, kemudian Kloter 29 Jabar pada 13 Mei 2025 yang merupakan kloter gabungan dari lima kabupaten/kota di Jawa Barat, serta Kloter 40 yang akan berangkat pada 19 Mei 2025.

Menurut Iin, pelaksanaan manasik haji bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada calon jemaah terkait rukun, wajib, dan sunah haji, mulai dari tahapan ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa’i, hingga tahallul.

BACA JUGA : Pastikan Layanan Optimal, Kakanwil Kemenag Jabar Monitoring MRP di Tasikmalaya

Selain pembekalan teori, para jemaah juga diberikan latihan praktik langsung tata cara pelaksanaan ibadah haji, sehingga saat berada di Tanah Suci mereka tidak mengalami kebingungan.

Manasik juga difokuskan pada pemahaman mengenai aturan dan larangan selama ibadah haji, seperti larangan saat ihram, tata tertib perjalanan, hingga hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan mental dan fisik jemaah, mengingat ibadah haji membutuhkan stamina prima, kesabaran, serta kesiapan menghadapi jutaan umat Islam dari berbagai negara.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menyebutkan bahwa secara keseluruhan jumlah calon jemaah haji dari Kabupaten Tasikmalaya tahun ini mencapai 655 orang, sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, bagi saya urusan ibadah haji bukan semata-mata hasil ikhtiar manusia, melainkan panggilan langsung dari Allah SWT, sehingga kita datang memenuhi panggilan itu,” kata Cecep.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang tahun ini belum mendapat kesempatan berangkat agar tetap bersabar, terus berdoa, dan berikhtiar. Sedangkan bagi yang sudah mendapat panggilan, ia meminta agar mempersiapkan diri sebaik mungkin, terutama dalam menjaga kesehatan.